Pencapaian & Prospek Perusahaan

Pencapaian Realisasi Target Perseroan

Secara umum, Dewan Komisaris menilai bahwa kinerja yang telah dilakukan oleh manajemen beserta seluruh jajarannyasepanjang tahun 2019 cukup baik dan memuaskan, hal tersebut tercermin dari perbaikan kinerja keuangan Bank dibandingkan tahun sebelumnya serta pencapaian aspek operasional dan keuangan yang berkaitan erat dengan perkembangan usaha bank sebagaimana yang telah dirumuskan dalam RBB Bank Papua 2019 dan Core Plan Bank Papua 2019.

Pencapaian target perseroan pada tahun 2019 telah menunjukan hasil yang positif, antara lain;

  • Total asset tumbuh melebihi target yaitu mencapai Rp28.183.686 melampaui target 119,90 Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp22.960.889 atau 123,20% melebihi target. Kredit yang disalurkan sebesar Rp16.060.678 juta, melebih target 102,27%.
  • Dari segi rasio, bank berhasil menekan BOPO menjadi 85,18% dari tahun sebelumnya sebesar 87,77%. Sedangkan ROE berhasil ditingkatkan menjadi 7,71%

Pandangan Atas Prospek Usaha Bank 2020

Berdasarkan penilaian Dewan Komisaris, prospek usaha yang telah disusun oleh Direksi telah berdasarkan pada jalur dan asumsi yang tepat dan realistis dengan tetap memperhatikan kondisi perekonomian domestik dan global. Dewan Komisaris memproyeksikan bahwa strategi dan rencana kerja tersebut dapat tercapai dengan mempertahankan kinerja yang baik, memanfaatkan peluang-peluang yang ada serta memanfaatkan keunggulan yang dimiliki oleh Bank Papua dengan tetap memperhatikan perkembangan ekonomi dan perbankan baik nasional maupun global sehingga Bank Papua bisa tetap bertumbuh berkelanjutan memberikan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Papua.

Profitabilitas per Segmen

Efektivitas Segmen Operasi Bank Papua dalam mendukung kinerja keuangan dapat dilihat dari perolehan earningabilitas masing-masing segmen. Perolehan yang dicapai dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah strategis untuk pengembangan dan optimalisasi masing-masing segmen operasi tersebut.

Prospek Usaha

Prospek ekonomi Indonesia akan semakin membaik dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dan stabilitas yang tetap terjaga. Di tengah perkiraan ekonomi global yang tumbuh melandai, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 diperkirakan tetap meningkat hingga mencapai kisaran 5,1-5,5%. Membaiknya pertumbuhan ekonomi didukung oleh tetap kuatnya permintaan domestik baik konsumsi maupun investasi, sementara kinerja net ekspor membaik dengan berlanjutnya peningkatan ekspor dan menurunnya pertumbuhan impor.

Inflasi 2020 diperkirakan berada dikisaran sasaran 3,2+1 dngan terjaganya tekanan harga dari sisi permintaan, volatile food dan administered prices, ekspektasi inflasi, dan stabilnya nilai tukar Rupiah. Sedangkan kurs rupiah diperkirakan berada pada Rp14.200 - Rp15.000 per dollar AS, dan BI 7 days Rate berada dikisaran 6%.

Sedangkan untuk perekonomian Papua pada tahun 2019 diperkirakan mengalami penurunan yang diproyeksikan berada pada kisaran (-8,22)% - (-7,82)% (yoy). Penurunan pertumbuhan ekonomi Papua sejalan dengan adanya transisi pertambangan dari tambang terbuka Grasberg ke tambang bawah tanah sehingga terjadi penurunan produksi secara signifikan. Dari sisi lapangan usaha, diperkirakan akan mempengaruhi kontraksi pertambangan dan penggalian yang mencapai -35% (yoy) untuk agregat 2019. Sementara itu, dari sisi permintaan diperkirakan tidak terdapat ekspor luar negeri karena produksi tahun 2019 hanya cukup untuk memenuhi permintaan konsentrat di pasar domestik. Tekanan inflasi Papua untuk keseluruhan tahun 2019 diprakirakan berada pada kondisi yang stabil dengan kisaran sebesar 4,4% - 4,8% (yoy).

Sedangkan dari asumsi mikro, pertumbuhan kredit perbankan berada di kisaran 6,06%, Dana Pihak Ketiga sebesar 0,56%, tingkat bunga simpanan - tabungan 2,00%, dan tingkat bunga kredit ritel komersial 10,00%.

Melihat asumsi makro dan mikro tersebut, manajemen Bank Papua akan melakukan langkah sebagai berikut :

  1. Prinsip menjaga kualitas setelah ekspansi kredit dengan program supervisi lebih ketat, dengan memperjelas tugas dan tanggung jawab antara Divisi Bisnis Komersial dan Korporasi, Divisi Bisnis UMK dan Konsumer dan Divisi Pengelolaan Aset Khusus, serta Kantor Cabang.
  2. Melakukan penagihan excom secara efektif yang akan dikoordinasi oleh Divisi Pengelolaan Aset Khusus serta Kantor Cabang.
  3. Menyesuaikan kebijakan perkreditan yang sudah tidak relevan maupun yang baru untuk mengikuti perkembangan bisnis bank, dengan melakukan penyesuaian dan pembaharuan yang akan dilakukan oleh Divisi Bisnis Komersial dan Korporasi, Divisi Bisnis UMK dan Konsumer dan dibantu oleh Divisi Perencanaan Strategis.
  4. Menjalin dan meningkatkan kerjasama dengan Asuransi/ Lembaga Penjamin Kredit, Kantor Akuntan Publik, Kantor Jasa Penilaian Publik dan Notaris, yang akan dikoordinasi oleh Divisi Bisnis UMK dan Konsumer, Divisi Bisnis Komersial dan Korporasi, Divisi Pengelolaan Aset Khusus serta Kantor Cabang.
  5. Peningkatan kualitas pelayanan kredit dengan menggunakan sistem ELOS diseluruh kantor-kantor cabang sehingga masyarakat dapat terlayani dengan cepat, akurat, dan tidak meninggalkan prinsip kehati-hatian yang akan dikoordinasi oleh Divisi Bisnis UMK dan Konsumer, Divisi Bisnis Komersial dan Korporasi serta Divisi Teknologi lnformasi.
  6. NPL Gross 6,75% dengan Risk Appetite 6,75% dan Risk Tolerance 5,0 % yang akan dimonitor oleh Divisi Bisnis UMK dan Konsumer, Divisi Bisnis Komersial dan Korporasi dan Divisi Pengelolaan Aset Khusus.
  7. Rencana Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh Bank Papua untuk peduli pada lingkungan sekitarnya, meliputi:
  1. Membuat program pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) kemitraan bidang olah raga, pendidikan, kesehatan, lingkungan/bencana alam, keagamaan dan sosial
  2. Melalui kemitraan dengan pengembangan ekonomi rakyat Bank Papua membuat program :
  • Pelatihan UMKM bagi debitur dan non debitur bekerja sama dengan instansi terkait dan pihak swasta.
  • Kampung Binaan sesuai dengan potensi cabang masing-masing bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat, instansi dan swasta.