Bank Papua Siapkan Rp. 4,5 Triliun Jelang Natal dan Tahun Baru 2020
Jayapura (12/12), Jelang Natal dan Tahun Baru 2020 diperkirakan kebutuhan uang tunai di Provinsi Papua dan Papua Barat akan meningkat tajam. Untuk itu, sebagai antisipasi sejak minggu ke-2 bulan November hingga akhir tahun 2019, manajemen Bank Papua menyampaikan akan siapkan Rp. 4,5 Triliun uang tunai sesuai proyeksi kebutuhan uang kartal yang disampaikan ke Bank Indonesia. Jumlah ini masing-masing disiapkan untuk Provinsi Papua sebesar Rp. 3,7 Triliun dan Provinsi Papua Barat sebesar Rp. 800 Miliar.
Jumlah uang tunai yang disiapkan Bank Papua ini meningkat tajam sebesar 80% dari tahun 2018 atau dari Rp. 2,5 Triliun di tahun 2018 disebabkan karena masih adanya dropping dana yang sedang dan akan dibayarkan sampai dengan akhir tahun antara lain :
- Pembayaran Dana Desa,
- Dana Otsus tahap III (termasuk infrastruktur)
- Dana Otsus dari Provinsi Papua Barat yang mulai tahun 2019 disalurkan melalui Bank Papua
Untuk melayani kebutuhan nasabah dan masyarakat di Tanah Papua akan ketersediaan uang tunai, Direktur Keuangan Bank Papua menyampaikan bahwa Bank Papua siap memberikan pelayanan yang baik melalui semua Delivery chanel yang dimiliki Bank Papua yang tersebar hingga pelosok Tanah Papua baik melalui pelayanan di 5 (lima) Kantor Cabang Pengelola Kas Titipan Bank Indonesia dan semua Kantor Bank Papua, ATM Bank Papua, mobile banking, SMS Banking Bank Papua maupun EDC Bank Papua.
Namun demikian, Direktur Keuangan Bank Papua, Bapak Rudhy Dharma tetap mengajak dan mendorong semua nasabah dan masyarakat di Tanah Papua termasuk para kontraktor dan pelaku usaha lainnya agar dapat bijaksana dalam menggunakan uang yang dimiliki.
“Sekalipun kami (Bank Papua) siapkan uang tunai namun kami tetap menghimbau nasabah dan masyarakat di Tanah Papua untuk dapat melakukan transaksi non tunai melalui ATM Bank Papua, mesin EDC dan mobile Banking Bank Papua ketika hendak mengirimkan uang, berbelanja di toko atau swalayan yang ada juga ketika hendak berbelanja secara online”, ajak Rudhy Dharma.
Mengenai target bisnis tahun 2019, Rudhy Dharma optimis dengan kerjasama yang baik dari semua Insan Bank Papua, semua target tersebut dapat dicapai.
Demikian pula, di tahun 2020 sekalipun kondisi ekonomi secara global masih belum stabil namun manajemen Bank Papua optimis dengan target-target bisnis yang telah ditetapkan serta fokus pada peningkatan kemampuan SDM Bank Papua, penerapan Budaya Kerja Bank Papua yang berbasis kinerja di semua unit kerja dan terus melakukan penyempurnaan kebijakan dan proses pelaksanaan bisnis dan operasional Bank Papua termasuk didalamnya penguatan kapabilitas Asset Recovery secara temporer dan meningkatkan kualitas kredit Bank Papua.
Untuk target bisnis pada tahun 2020, manajemen telah menyiapkan langkah-langkah strategis dan akan terus bersinergi, melakukan transformasi dan inovasi dalam sistem dan proses bisnisnya mulai dari organisasi, kanal distribusi dan produk serta teknologi pendukung sesuai dengan arah kebijakan ekonomi dan ketentuan perbankan yang berlaku.
